BERITA DAERAH

Wakil Ketua Komisi X Dukung Digitalisasi Pembelajaran sekaligus Soroti Tantangannya

Nov 18, 2025

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, menyatakan dukungannya terhadap program digitalisasi pembelajaran yang sedang digencarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia mengaku bangga karena Indonesia mampu mencapai kemajuan yang sebelumnya dianggap masih jauh dari harapan. Meski begitu, Esti menegaskan bahwa banyak aspek yang menjadi tantangan.

Esti menyoroti tantangan infrastruktur yang masih menjadi hambatan utama, terutama di daerah yang belum memiliki akses internet dan wilayah dengan pasokan listrik yang tidak stabil. “Bagaimana dengan titik-titik yang mungkin sinyalnya belum ada? Bagaimana titik-titik yang listriknya saja mungkin masih sulit? Artinya pendekatannya dari berbagai sisi,” ujarnya, Senin, 17 November 2025, di halaman SMPN 4 Kota Bekasi.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia, terutama para guru angkatan lama yang dinilai tidak mudah beradaptasi dengan pembelajaran digital. Menurut Esti, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan, bahkan jika membutuhkan biaya besar. “Kalau itu harus membutuhkan biaya banyak, ya memang harus dilakukan. Tapi kalau tidak diikuti dengan pemenuhan SDM yang memadai, tentu itu menjadi problem,” tegasnya.

Esti memastikan DPR RI memiliki komitmen bersama pemerintah untuk menyiapkan anggaran yang dibutuhkan demi kelancaran program digitalisasi pembelajaran. Selain dukungan anggaran, ia menilai penting bagi DPR untuk turun langsung melihat efektivitas program di lapangan.

Ia memandang digitalisasi sebagai solusi bagi sekolah yang kekurangan guru atau berada di daerah terpencil. Esti mencontohkan sekolah alam di Sumatera Utara, yang menurutnya dapat memanfaatkan sistem digital untuk menutup keterbatasan tenaga pengajar dan kondisi geografis.

Namun ia mengingatkan bahwa pemerintah perlu memastikan teknologi digital tetap dapat digunakan secara tepat guna di daerah tertinggal yang memiliki banyak keterbatasan. “Titik-titik yang memang masih tertinggal dan jauh dari fasilitas memadai perlu dipikirkan ulang bagaimana caranya sistem digitalisasi bisa mereka dapatkan, meski dengan keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Esti menegaskan bahwa Komisi X akan memberikan dukungan penuh terhadap digitalisasi pembelajaran, sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang menyebut pendidikan sebagai jalan menuju kejayaan Indonesia. “Bagi Komisi X, ini sesuatu yang baik, apalagi untuk dunia pendidikan. Maka ya itu harus kita dukung, full back up!” pungkasnya.*

Share:
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Permendikbudristek Nomor 28 Tahun 2021 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, diantaranya adalah merumuskan kebijakan peserta didik, sarana prasarana, dan tata kelola di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan khusus, pendidikan keaksaraan, dan pendidikan kesetaraan.
CONTACT US
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi All rights reserved.