“Wow, Sekolahnya Keren!” Murid Banjarnegara Rasakan Dampak Revitalisasi

Jan 28, 2026

BANJARNEGARA – Suasana di sekolah terasa berbeda. Langkah para murid tampak lebih ringan dan mata mereka menyapu ruang kelas dengan rasa ingin tahu. Meja dan kursi tersusun rapi, dinding bersih tanpa coretan dan ruangan terasa sejuk.

Beberapa murid tak bisa menyembunyikan kekaguman mereka. “Wow keren…, wow bagus, wow cakep,” kata Ahmad Farhan, guru SMP Muhammadiyah Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah, menirukan pernyataan para murid.

Ungkapan sederhana itu berulang kali terdengar setelah murid melihat langsung hasil Program Revitalisasi Sekolah 2025 yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menangah (Kemendikdasmen). Bagi Farhan, reaksi itu menjadi penanda awal dari perubahan besar yang tengah terjadi. Perubahan paling terasa itu ada di dua hal. Pertama tentu pada murid dan guru.

Suasana belajar yang baru membawa dampak langsung pada semangat murid. Kelas yang lebih layak, meja dan kursi yang nyaman, serta hadirnya pendingin ruangan di beberapa fasilitas seperti perpustakaan dan laboratorium, membuat murid lebih betah berada di sekolah.

“Anak-anak jadi lebih effort dan lebih semangat. Mereka kelihatan ingin belajar lebih giat karena suasananya mendukung,” paparnya.

Sebelum Program Revitalisasi Sekolah 2025 dilakukan, kondisi sekolah memang serba terbatas. Ruang kelas apa adanya, perabot yang sudah usang, dan coretan di sana-sini menjadi pemandangan sehari-hari. Namun, perubahan fisik itu ternyata membawa perubahan psikologis yang tak kalah besar.

“Ketika mereka pertama kali melihat hasil revitalisasi, reaksinya spontan. Banyak yang bilang ‘wow’, ‘bagus’, ‘cakep’. Itu hal kecil, tapi bermakna,” tutur Farhan sambil tersenyum.

Bukan hanya murid, para guru pun merasakan energi baru dalam menjalankan tugasnya. Fasilitas yang semakin lengkap mendorong semangat mengajar yang lebih tinggi.

Program revitalisasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak sekolah. Jumlah murid di SMP Muhammadiyah Rakit terus meningkat setiap tahun, sementara sarana dan prasarana sebelumnya belum mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut.

“Bantuan ini luar biasa bagi kami. Sangat membantu untuk menopang pendidikan,” katanya. Lebih dari itu, revitalisasi juga menumbuhkan optimisme baru.

Kini, sekolah memiliki ruang kelas yang nyaman, laboratorium IPA, perpustakaan, ruang pertemuan guru, hingga ruang penerimaan tamu yang representatif. Semua itu, menurut Farhan, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Harapan kami, kualitas anak-anak ke depan semakin meningkat. Bukan hanya dari sisi ilmu, tapi adab dan akhlak mulia. Dengan lingkungan belajar yang baik, kami lebih optimis mendidik anak-anak agar kelak menjadi generasi yang unggul,” kata Farhan.

Semua Sudah Bagus

Bagi Naila, seorang murid yang setiap hari melangkahkan kaki ke sekolah, perubahan tersebut bukan sekadar tampilan fisik. Ada rasa tentang, kenyamanan, keamanan, dan semangat baru untuk belajar.

Setelah menjalani Program Revitalisasi 2025, rasanya sekolah menjadi lebih indah. Ruang kelas yang lebih rapi dan nyaman, fasilitas yang semakin memadai, serta suasana sekolah yang aman membuatnya merasa betah berlama-lama di lingkungan belajar.

Perubahan itu kontras dengan kondisi sebelumnya. Sebelum revitalisasi, sekolah dijalani apa adanya. Kini, semuanya terasa jauh lebih baik.

Revitalisasi sekolah tak hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga menghadirkan perasaan aman bagi para murid. Sekolah bukan lagi sekadar tempat belajar, melainkan ruang yang ramah bagi tumbuhnya rasa percaya diri dan kegembiraan.

Ketika ditanya apakah masih ada harapan atau permintaan untuk sekolahnya ke depan, Naila terdiam sejenak, lalu tersenyum. “Kayaknya enggak ada deh. Semuanya sudah bagus fasilitasnya,” ujarnya polos.

Jawaban sederhana itu justru menyimpan makna mendalam. Di balik bangunan yang diperbarui, ada kepuasan dan rasa syukur dari murid yang merasakan langsung dampak perubahan. Bagi Naila, sekolah kini bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kebahagiaan.

Share:
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah diantaranya adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, serta pelaksanaan fasilitasi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi All rights reserved.