

Papan Interaktif Digital (PID) yang merupakan media utama Program Digitalisasi Pembelajaran terus memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan Indonesia. Sejumlah siswa, guru, hingga orang tua di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, menuturkan pengalaman langsung mereka setelah penggunaan PID diterapkan di ruang kelas.
Yemi Maliana Duha, siswi kelas IX SMPN 4 Kota Bekasi, merasakan perubahan besar dalam proses belajar sejak hadirnya PID. Menurutnya, tampilan visual yang variatif membuat pelajaran jauh lebih menarik.
“Sebelum ada PID, kita belajar tuh kayak kurang, kurang pemahamannya. Kalau sekarang tuh belajarnya jadi makin mudah karena bisa kayak nonton Youtube gitu. Terus bisa belajar dari hal-hal yang lain. Jadi kayak enggak bosan, terus juga bisa main game,” ujar Yemi, Senin, 17 November 2025, di halaman SMPN 4 Kota Bekasi.
Siswa lainnya, Bunga India Prasetya Ningtias, menambahkan bahwa visualisasi materi membuat imajinasinya lebih hidup sehingga pelajaran lebih cepat dipahami.
“Sesudah ada PID, aku lebih gampang masuk pelajarannya karena kita tuh ada imajinasinya gitu. Menyenangkan, senang banget, dan seru!” ungkap Bunga.
Pengalaman dua siswi SMPN 4 Kota Bekasi itu diamini Wakil Kepala Kesiswaan SMPN 4 Bekasi, Nur Hakim. Menurutnya, sejak kehadiran PID, minat belajar siswa meningkat drastis.

“Antusias belajar anak-anak itu sangat meningkat setelah ada penggunaan PID. Jadi lebih interaktif, lebih menarik, lebih atraktif begitu,” jelasnya.
Tahun ini, tambah Hakim, SMPN 4 Kota Bekasi memperoleh 16 PID, sehingga proses belajar mengajar di masing-masing kelas mengalami peningkatan signifikan.
Ia melihat kehadiran PID tersebut mampu mengubah suasana kelas menjadi lebih hidup dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi.
Respons positif juga datang dari para orang tua. Siti Mariama, orang tua siswa kelas 7 di SMPN 4 Kota Bekasi, mengaku PID dapat membuat anaknya lebih mudah memahami materi pelajaran.
“PID ini membantu anak untuk mudah memahami materi pelajaran, karena kan melihat langsung visualisasi layar. Jadi kalau biasanya di papan tulis itu guru menerangkan, kalau PID itu ada gambar dan memicu imajinasi, sehingga anak tuh bisa lebih cepat memahami,” ujarnya.
Mengingat manfaat PID di atas, Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar, turut mendukung penuh program ini dan menilai digitalisasi pembelajaran sebagai langkah besar menuju kemajuan pendidikan di wilayahnya.*

