Gotong Royong Lintas Sektor Pascabanjir, Kemendikdasmen Pastikan Sekolah di Aceh Tamiang Segera Pulih

Jan 30, 2026

ACEH TAMIANG — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat memastikan pemulihan layanan pendidikan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen), Kemendikdasmen menugaskan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara untuk turun langsung ke lapangan mendampingi proses rehabilitasi di SMA Negeri 1 Kejuruan Muda.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon selaku Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, sekaligus penyaluran bantuan pemulihan lingkungan sekolah terdampak.

Pemulihan ini melibatkan kolaborasi lintas kementerian, di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, M.H.

Sekolah Terendam Hingga Lantai Dua

Berdasarkan hasil tinjauan lapangan dan keterangan Kepala Sekolah, banjir yang melanda SMA Negeri 1 Kejuruan Muda sempat mencapai lantai dua bangunan sekolah. Endapan lumpur tebal setinggi sekitar 40–50 sentimeter menutupi seluruh area koridor, ruang kelas, hingga lapangan upacara, sehingga sempat melumpuhkan total aktivitas pendidikan.

Meski saat ini proses pembelajaran mulai kembali berjalan, dampak kerusakan masih terasa signifikan. Sarana prasarana sekolah serta buku pelajaran banyak yang rusak, dan di sejumlah titik masih ditemukan endapan lumpur yang memerlukan penanganan lanjutan.

Aksi Cepat Bersihkan Lingkungan Sekolah

Sebagai bagian dari respons cepat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam, pemerintah mengerahkan personel gabungan untuk pembersihan manual dan evakuasi aset sekolah.

Selain itu, dukungan alat berat turut dikerahkan berupa satu unit excavator untuk mengeruk sedimen lumpur tebal di area luar sekolah serta satu unit dump truck untuk mengangkut material sisa banjir dan sampah keluar dari lingkungan sekolah.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat normalisasi lingkungan pendidikan agar para murid dapat kembali belajar dalam kondisi yang aman, bersih, dan layak.

Negara Pastikan Pendidikan Tidak Terhenti

Dalam koordinasi lapangan, Kepala BPMP Provinsi Sumatera Utara melaporkan bahwa Kemendikdasmen telah menyalurkan berbagai bantuan revitalisasi pendidikan di Provinsi Aceh, termasuk dukungan khusus bagi satuan pendidikan terdampak bencana seperti SMA Negeri 1 Kejuruan Muda.

Kehadiran langsung Ditjen PAUD Dasmen, Kemendikdasmen bersama Satgas dan lintas kementerian menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pendidikan tetap berjalan meskipun menghadapi situasi darurat.

“Pemulihan sekolah bukan hanya soal membersihkan bangunan, tetapi memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan bermartabat. Pendidikan tidak boleh berhenti karena bencana,” menjadi semangat utama dalam upaya percepatan pemulihan ini.

Share:
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah diantaranya adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, serta pelaksanaan fasilitasi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi All rights reserved.